1/14/2008

Puisi: Sajak-sajak Rempoa


*sajak sabtu pagi*

pagi ini aku ingin menulis puisi
tentang petikan gitar yang mengelus telingaku
tentang kopi susu manis di cangkirku
tentang deru motor di jalan depan rumahku
tentang daun-daun yang berguguran ditiup angin
tentang layangan putus tergeletak di halaman
tentang semua yang mewarnai dunia
detik ini saja

-rempoa, 11 juni 2005-

*simply biological*

love is
:simply biological
romance is
:simply an illusion
jumbled pictures of sunsets, roses, wines and candle lights
just to make love
:seem prettier than it is
to make humans' efforts to pass their genes
:seem more than
simply biological

-rempoa, 13 Desember 2005-

*ekuilibrium*

tidak banyak yang bisa terungkap saat ini
tidak lewat kata
tidak lewat mata
tidak juga lewat ujung jarimu
tapi tak apa
di sini tidak ada pertanyaan
sudah kujawab keraguan
sudah kutemukan pijakan nyaman
tempat kita menjaga jarak
di sinilah ekuilibrium

*sajak pagi*

satu malam lagi terlewati
satu pagi lagi aku menggali
mencari keramaian jauh jauh ke dalam hati
tidak ada suara-suara lain
hanya bisik-bisik nurani
sibuk bebenah menyusun kata-kata
yang akan menerangi hari ini

-rempoa, 30 juni 2006-

No comments: